Warga Kota Palembang Antusias Buat KTP Digita

UPT Zona I Disdukcapil Palembang di MPP Sudah Layani

PALEMBANG, PALPRES, COM – Unit Pelayanan Terpadu Zona I Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Palembang di Mal Pelayanan Publik (MPP) mulai menerima permohonan registrasi identitas digital atau KTP (Kartu Tanda Penduduk) digital bagi pemohon atau penduduk Kota Palembang.

Hal ini diungkapkan Kepala UPT Dinas Dukcapil Mal Pelayanan Publik Jakabaring, Lutia Nazla S.IP, M.Si Senin, 3 Oktober 2022.

“Kita sudah satu minggu ini menerima registrasi identitas digital atau KTP digital,” ujar Lutia. Dijelaskannya, identitas digital merupakan suatu pembaharuan menuju  Dukcapil Go Digital.

Penerapanya identitas digital ini lanjut Tia, diharapkan dapat memberikan kemudahan serta praktis untuk semua urusan.

“Sehingga, tidak memerlukan pencetakan KTP elektronik secara fisik, cukup melalui smartphone android dimana data penduduk terkoneksi langsung ke data base Dukcapil.

Selain itu, lebih praktis dan aman untuk pemilik identitas,” jelasnya.

Lutia mengatakan, untuk meregistrasi pada smartphone android, masyarakat diharuskan untuk dating ke kantor Dinas Dukcapil Kota Palembang atau bisa ke UPTD 9 zona

Syaratnya cukup membawa fotocopy, Kartu Keluarga (KK) tapi juga dibutuhkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang bersangkutan.

“Alhamdullillah sekarang antusias masyarakat cukup tinggi, perhari bisa 45-50 pemohon.

Untuk yang ingin memiliki identitas kependudukan digital, syaratnya cukup membawa Handphone berbasis android, NIK dan email yang aktif,” terangnya.Diketahui, sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mulai sosialisasikan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Digital menggantikan KTP-el kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) belum lama ini.Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan, pengalihan E-KTP menjadi KTP digital akan dimulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Palembang.

“Saya akan cek OPD mana saja yang melambat melaksanakan instruksi ini.

Akan saya ceklis secara rutin dan diberi waktu selama satu bulan sampai satu bulan setengah,” ujarnya.

Dewa juga menyebutkan, keunggulan dari KTP digital ini berupa, efisiensi anggaran, tidak lagi membeli blanko dan tinta yang relatif cukup lama antri nya.

“Kalau ini cepat ketika sudah masuk KTP digital kita bisa menunjukkan barcode nya saja,” kata dia.

Disinggung mengenai masyrakat yang tidak memiliki android, Dewa menegaskan pihaknya telah melaporkan kepada Pemerintah Pusat.

“Ini masih menjadi PR kami,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Palembang Dewi Isnaini mengatakan, syaratnya pertama KTP digital yakni, sudah memiliki E-KTP.

“Nanti mereka mendapat kode dari pusat maka itu kode itulah yang akan menjadi barcode nya,” katanya.