Pastikan Pedagang Jual Bahan Makanan Bebas Zat Berbahaya, Fitri Sambangi Pasar Kuto



Guna memastikan bahan pokok dan makanan yang dijual di pasar pasar tradisional bebas dari zat berbahaya, Wakil Walikota Palembang, Fitrianto Agustinda bersama Badan POM Palembang meninjau Pasar Kuto dan Pasar Durian, Senin (6/1/2020).

Menyusuri setiap lorong pasar, Fitri menyapa dan berdialog dengan beberapa pedagang yang ditemui untuk mendengarkan keluhan dari pedagang mengenai beberapa harga kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan. Ketika sedang berdialog dengan salah satu pedagang yang menjual bahan makanan, diketahui bahan makanan yakni mie basah yang dijua mengandung formalin.

“Ko, mie ini sudah diuji tadi dan terbukti mengandung zat berbahaya, jadi jangan dijual lagi ya. Jadi kami akan tarik ya,” ujar Fitri

Dalam kesempatan tersebut, Fitri memperingatkan pedagang untuk memperhatikan barang yang mereka jual. Terutama bahan bahan makanan yang tidak memiliki ketahan lama seperti tahu, tempe, mie basah, kwetiau.

“Mengawali tahun ini, seperti 2019 yang lalu, kita menggelar sidak pasar. Selain memantau harga kebutuhan pokok, juga memastikan bahan bahan makanan yang dijual terbebas dari zat berbahaya seperti formalin dan boraks,” ungkap Fitri.

Fitri menjelaskan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang tidak main main memberantas peredaran zat berbahaya dalam bahan makanan yang dijual para pedagang karena dapat menyebabkan gangguan kesehatan bagi orang yang mengkonsumsinya. Ada 35 bahan makanan yang dilakukan tes apakah mengandung zat berbahaya diantaranya tahu, tempe, kue basah, dan kwetiau

“Dan hasilnya ditemukan dua bahan makanan yakni mie basah dan kwitiau yang mengandung zat berbahaya formalin,” tuturnya.

Karena itu, agar warga tidak takut untuk membeli bahan makanan seperti tahu, mie basah, tempe dan lainnya, Fitri pun mengingatkan para pedagang untuk tidak menjual bahan makanan yang mengandung zat berbahaya. Dengan begitu warga menjadi nyaman dalam berbelanja dan tidak takut bahan makanan yang dibeli teresebut mengandung zat berbahaya yang dapat merusak kesehatan.

“Ini peringatan yang terakhir, akan ada sangsi untuk produsen dan juga pedagang nakal yang masih menjual bahan makanan berbahaya seperti ini,” tukasnya.

2 thoughts on “Pastikan Pedagang Jual Bahan Makanan Bebas Zat Berbahaya, Fitri Sambangi Pasar Kuto”

  1. Perdinan Dinan berkata:

    hallo

    1. Perdinan Dinan berkata:

      ada yang bisa saya bantu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *